PATI
— Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi menyelenggarakan pembekalan penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung selama tiga hari (14–16/5/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IPMAFA dan diikuti oleh seluruh jajaran civitas akademika, mulai dari pengelola program studi, pimpinan fakultas, hingga unsur rektorat.

Penyelenggaraan pembekalan ini sebagai bagian dari mengikuti amanat regulasi pemerintah berdasarkan Permendikbudristek yang mengatakan bahwa pendekatan Outcome-Based Education (OBE) ditetapkan sebagai landasan utama penyusunan kurikulum yang wajib diterapkan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pendekatan ini menekankan bahwa proses pendidikan harus berorientasi pada capaian kompetensi nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan benar-benar siap dan berdaya saing tinggi saat terjun ke masyarakat.


IPMAFA sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren memandang penerapan kurikulum OBE sebagai langkah penting dalam memastikan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga kompeten secara praktis di bidangnya masing-masing.

Kegiatan pembekalan dipandu langsung oleh Kepala LPM IPMAFA, Arif Chasanuddin, selama tiga hari penuh. Mengingat sebagian peserta telah mengikuti pelatihan OBE sebelumnya, kegiatan ini dirancang dengan format yang lebih bersifat sharing dan diskusi kolaboratif, bukan sekadar pemaparan materi satu arah. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan ruang tukar pengalaman yang produktif antarprodi dan antarfakultas, sekaligus menyamakan persepsi dan standar dalam penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.

Keikutsertaan seluruh jajaran meliputi program studi, fakultas hingga rektorat dalam kegiatan ini mencerminkan keseriusan IPMAFA dalam membangun budaya mutu secara menyeluruh dan sistemik. Tidak ada elemen institusi yang berada di luar proses transformasi kurikulum ini, sebab penyusunan kurikulum OBE membutuhkan sinergi dan keselarasan pemahaman dari semua pemangku kepentingan internal.

Rangkaian pembekalan tiga hari tersebut ditutup dengan penandatangan dokumen kurikulum untuk masing-masing Prodi oleh Dekan dan Kaprodi dan diserahkan langsung kepada LPM IPMAFA, 16 Mei 2026. Penandatanganan pengesahan kurikulum secara resmi ini menandai bahwa kurikulum berbasis OBE secara sah dapat diimplementasikan dan terstruktur di seluruh program studi yang ada. Maka setiap prodi di lingkungan IPMAFA kini memiliki landasan formal untuk segera menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis capaian dalam setiap proses akademiknya.